DIA JAGA KAMY, KAMU TINGGALKAN DIA MATI! TABRAK LARI BIADAB: GUGURNYA AIPTU ASEP, PERTANYAAN BESAR UNTUK KEMANUSIAAN DAN PENEGAKAN HUKUM

Halo Polisi 15 Aug 2026 21:29 2 min read 258 views By Redaksi
DIA JAGA KAMY, KAMU TINGGALKAN DIA MATI! TABRAK LARI BIADAB: GUGURNYA AIPTU ASEP, PERTANYAAN BESAR UNTUK KEMANUSIAAN DAN PENEGAKAN HUKUM
#TabrakLariBiadab #GugurDalamTugas #AiptuAsepSuhara #KeadilanTanpaKomporomi #KapoldaJabar #PolrestabesBandung #JalanRayaYangMengerikan #SaluranRakyat

BANDUNG || Saluran Rakyat – Inilah wajah pahit yang memalukan: Seorang pengabdi yang habis tenaga menjaga keamanan warga, justru menjadi korban ketidakmanusiawian yang tak terbayangkan. Aiptu Asep Suhara, anggota Sat Samapta Polrestabes Bandung, gugur di Jalan Merdeka—depan Hotel El Royale—setelah ditabrak kendaraan roda empat yang diduga berisi dua pria dan dua wanita. Dan yang paling menyayat hati: pelaku tak berhenti menolong, melainkan memacu kendaraannya menjauh meninggalkannya sekarat.

 

Ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas. Ini adalah bukti nyata runtuhnya rasa tanggung jawab dan nurani di jalan raya. Di tempat yang seharusnya aman dan tertib, justru nyawa pelindung negara diinjak-injak begitu saja.

 

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto tak hanya menyampaikan duka mendalam, namun juga menegaskan peringatan keras: “Kehilangan ini menyakitkan. Tapi yang lebih menyakitkan jika kita diam saja. Duka ini harus memicu kita semakin tegas, semakin responsif, dan semakin tak kenal ampun terhadap siapa pun yang melanggar hukum, apalagi meninggalkan korban tanpa pertolongan.”

 

Pertanyaan yang tak boleh dibiarkan:

Mengapa di jalan utama yang seharusnya tertutup mata CCTV, identitas pelaku masih belum terungkap? Apa yang ditutupi? Apakah ada perlindungan di balik pelarian itu?

 

Saat ini tim gabungan Satlantas dan Satreskrim bekerja menyisir rekaman, saksi, dan jejak kendaraan. Namun masyarakat berhak bertanya: berapa lama lagi pelaku bisa bersembunyi? Apakah hukum akan berbicara sama tegasnya pada siapa pun, tanpa pandang bulu?

 

Pengorbanan Aiptu Asep Suhara tak boleh sekadar menjadi berita duka yang berlalu. Ini adalah ujian bagi seluruh penegak hukum: apakah nyawa pengabdi akan diperlakukan sama seperti nyawa warga biasa? Atau justru menjadi cermin bahwa keadilan harus ditegakkan setajam silet, tak peduli siapa pelakunya.

 

“Kami pastikan pelaku akan dipertanggungjawabkan seberat-beratnya. Pengabdian almarhum tidak akan kami biarkan sia-sia,” tegas Kapolda.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp